SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya memaksimalkan potensi zakat selama bulan Ramadan 1446 H.  Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam sosialisasi program menyambut bulan suci Ramadan turut mendukung upaya ini.

Ketua BAZNAS Kotim Sutimin, mengungkapkan salah satu upaya yang dilakukan saat ini adalah memberikan arahan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kotim untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat.  

Ia menekankan pentingnya pendataan yang tepat dan sistematis oleh UPZ,  sehingga laporan pengumpulan dan penyaluran zakat dapat terverifikasi hingga ke BAZNAS Pusat.

"Peran UPZ sangat vital karena mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat di masjid dan mushola. Hal ini memungkinkan pengumpulan dan penyaluran zakat lebih maksimal dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya, Minggu, 02 Maret 2025.

Sutimin juga berharap UPZ dapat membangun sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berkelanjutan, bukan hanya terbatas pada bulan Ramadan.  

"Zakat harus bermanfaat sepanjang tahun. Kami juga berharap kepada ASN atau OPD diharapkan dapat meningkatkan pengumpulan zakat tanpa selalu bergantung pada surat edaran bupati," ucapnya. 

Lebih lanjut, Sutimin menginginkan  adanya kesadaran penuh masing-masing instansi dapat memberikan zakat melalui BAZNAS. Karena ia menilai dengan sistem yang baik, diharapkan manfaat zakat akan semakin dirasakan warga Kotim.

"Itu juga bisa mengurangi angka kemiskinan, dan menumbuhkan budaya zakat yang positif," pungkasnya. (DEVIANA/H)