BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tommy Irawan, mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih takjil selama bulan Ramadan.
Ia mengimbau agar masyarakat lebih memprioritaskan takjil yang sehat dan rendah gula untuk menjaga kesehatan tubuh selama menjalankan ibadah puasa, hal ini disampaikan Tommy mengingat tingginya konsumsi takjil yang berpotensi meningkatkan risiko kesehatan.
Tommy Irawan menjelaskan bahwa mengonsumsi takjil yang tinggi gula dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti meningkatkan risiko diabetes, obesitas, dan berbagai penyakit kronis lainnya.
Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih jenis takjil yang dikonsumsi. Penting untuk memperhatikan kandungan gula, lemak, dan kalori dalam setiap takjil.
"Mari kita jaga kesehatan tubuh kita selama bulan Ramadan," ujar Tommy Irawan, Minggu, 2 Maret 2025.
Ia menyarankan agar masyarakat lebih memilih takjil yang terbuat dari bahan-bahan alami dan rendah gula, seperti buah-buahan segar, kolak pisang tanpa gula tambahan, atau es buah yang rendah gula. Minuman yang menyegarkan dan rendah gula juga direkomendasikan.
Lebih lanjut, Tommy Irawan juga menghimbau para penjual takjil untuk menyediakan pilihan menu yang lebih sehat dan rendah gula, hal ini penting untuk memberikan pilihan yang lebih beragam bagi konsumen yang ingin menjaga kesehatan.
Selain itu, Tommy Irawan juga mengingatkan pentingnya mengonsumsi takjil secukupnya dan tidak berlebihan, mengonsumsi takjil secara berlebihan, meskipun sehat, tetap dapat berdampak buruk bagi kesehatan pencernaan. Penting untuk memperhatikan porsi makan dan minum saat berbuka puasa.
"Dengan memilih takjil yang sehat dan rendah gula, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih sehat dan bersemangat," pungkasnya. (PATHUR/H)









