SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati mengingatkan agar pedagang pasar Ramadan menyajikan makanan yang higienis untuk menghindari keracunan yang pernah terjadi di daerah ini pada bulan puasa 2023.

“Kegiatan ini juga diharapkan nantinya makanan yang disajikan agar bersih, sehat, dan tidak ada unsur yang membahayakan kesehatan sehingga benar-benar higienis,” ujar Irawati, Minggu, 2 Maret 2025.

Makanan yang higienis berperan penting dalam mencegah keracunan dan berbagi penyakit. Oleh karena itu, pengawasan terhadap kualitas makanan, mulai dari pemilihan bahan hingga proses penyajian, harus menjadi perhatian utama semua pihak.

"Kue-kue maupun masakan yang dijual harus diperhatikan. Kita tidak ingin kejadian itu terulang kembali. Sehingga pedagang kami minta untuk peduli menjaga kebersihan makanan," tambahnya.

Gebyar Ramadan di Sampit berlangsung selama satu bulan penuh, dari 1 hingga 30 Maret 2025, di tiga lokasi utama yaitu pasar Ramadan di Jalan S Parman depan Taman Kota Sampit, Jalan Yos Sudarso, dan Swalayan UMKM.

Pasar Ramadan diisi oleh sekitar 186 pedagang dengan 55 tenda yang berlokasi di Jalan S Parman. Sementara itu, 60 tenda UMKM berdiri di Jalan Yos Sudarso, menyajikan beragam kuliner tradisional dan jajanan khas Ramadan. (DEWI PATMALASARI/R)