PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyiapkan tujuh titik lokasi Pasar Ramadan untuk mendukung pedagang makanan dan masyarakat yang ingin mencari hidangan berbuka puasa.

Inisiatif ini untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus memberikan kemudahan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisperindagkopUKM) Kabupaten Kobar, Alfan Khusnani melalui Kepala Bidang Perdagangan, Muhammad Suhendra, mengatakan bahwa penyelenggaraan Pasar Ramadan merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap para pelaku UMKM di sektor kuliner.

“Maksud dan tujuan diselenggarakannya Pasar Ramadan adalah untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dan menumbuhkan serta meningkatkan jiwa kewirausahaan, khususnya bagi pengrajin atau pedagang makanan dan minuman,” ujar Muhammad Suhendra, saat dikonfirmasi pada Minggu, 2 Maret 2025.

Ia menjelaskan Pasar Ramadan 1446 H/2025 M akan tersebar di beberapa titik di Kecamatan Arut Selatan. Kelurahan Mendawai memiliki satu lokasi, yaitu di depan Kantor Borneonews, Jalan Pangeran Antasari. Sedangkan di Kelurahan Raja, pasar akan berlokasi di depan Alun-Alun Istana Kuning, Jalan Pangeran Antasari.

Sementara itu, Kelurahan Baru menjadi lokasi dengan jumlah pasar terbanyak, yakni tiga titik yang berada di depan Masjid Sirajul Muhtadin, halaman Masjid Nurul Qalbi, dan depan Gedung Bahaum di Jalan G.M. Arsyad.

“Kami menyesuaikan lokasi ini dengan kebutuhan masyarakat dan tingkat keramaian agar Pasar Ramadan dapat berjalan optimal,” tambahnya.

Dua titik lainnya berada di Kelurahan Sidorejo, tepatnya di depan Lapangan Sampuraga, Jalan Sutan Syahrir, serta di Kelurahan Madurejo, yakni di Taman Kota Manis (depan Monumen Palagan Sambi), Jalan Pemuda.

“Diharapkan dengan adanya pasar ini, perekonomian masyarakat dapat lebih hidup, sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga dalam berbelanja aneka makanan untuk berbuka puasa,” pungkasnya. (DANANG/R)