SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) gencar mendukung ketahanan pangan masyarakat dengan menggelar sosialisasi budidaya ikan air tawar di Desa Hanaut, Kecamatan Pulau Hanaut.  

Kegiatan ini untuk memberdayakan masyarakat setempat dalam memanfaatkan lahan sempit, baik pekarangan rumah maupun lahan lainnya, untuk membudidayakan ikan.

JF Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Muda dari Dinas Perikanan Kotim, Fahrul Jainal Ilmi, mengungkapkan sosialisasi itu memberikan pemahaman komprehensif tentang teknik budidaya ikan air tawar. 

"Materi mencakup persiapan lahan, pengelolaan kualitas air, dan pemilihan jenis ikan yang sesuai, seperti nila, patin, dan gurame," katanya, Minggu, 02 Maret 2025.

 Sosialisasi yang dipusatkan di Desa Hanaut, Kecamatan Pulau Hanaut itu digelar pada Kamis, (26 Februari 2025). Fahrul menekankan pentingnya budidaya ikan sebagai bagian dari ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kotim. 

Ia menjelaskan bahwa program ini selaras dengan program prioritas nasional Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang mendorong peningkatan sektor pangan, termasuk perikanan.  

"Konsumsi ikan, sangat penting untuk melengkapi nutrisi harian masyarakat, karena kandungan gizinya yang tinggi.  Dalam satu piring makan itu tidak cukup hanya ada nasi dan sayur, tetapi juga harus ada lauk pauk seperti ikan," ujarnya.

Selain sosialisasi, Dinas Perikanan Kotim juga berkomitmen untuk membina kelompok perikanan di desa-desa guna memastikan keberlanjutan program ini. 

 "Harapannya, program ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan gizi masyarakat Kotim," ucapnya. (DEVIANA/R)