BORNEONEWS, Palangka Raya – Seringnya ular masuk ke pemukiman warga di Kota Palangka Raya membuat Koordinator Call Center 112, Sucipto memberikan imbauan kepada masyarakat.
Ia meminta warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di area-area lembab di sekitar rumah, dan memasang pengaman pada saluran pembuangan air untuk mencegah hewan melata seperti ular masuk ke dalam rumah.
Sucipto menjelaskan, ular sering masuk ke pemukiman karena mencari makanan dan tempat berlindung.
Area lembab dan saluran pembuangan air yang tidak terawat menjadi tempat ideal bagi ular untuk berkembang biak dan mencari mangsa. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan menjadi kunci utama untuk mencegah ular masuk ke rumah.
"Masyarakat perlu rutin membersihkan lingkungan sekitar rumah, terutama area-area yang lembab seperti selokan, tumpukan sampah, dan tempat penyimpanan barang bekas," ujar Sucipto, Senin, 3 Maret 2025.
Ia juga menyarankan untuk memangkas rumput dan tanaman liar di sekitar rumah agar tidak menjadi tempat persembunyian ular.
Selain menjaga kebersihan, Sucipto juga menyarankan agar masyarakat memasang pengaman pada saluran pembuangan air, pengaman ini dapat berupa penutup saluran atau kawat kasa yang rapat agar ular tidak dapat masuk melalui saluran tersebut.
Sucipto juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membersihkan lingkungan sekitar rumah. Jika menemukan ular, jangan mencoba menangkapnya sendiri, segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau instansi terkait lainnya untuk meminta bantuan.
"Keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama," tegas Sucipto. (PATHUR/R)









