SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memutuskan memusatkan kegiatan Safari Ramadan 2025 di empat lokasi saja.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah efisiensi anggaran sesuai Instruksi Presiden terkait penghematan belanja pemerintah daerah.

"Tahun lalu Safari Ramadan digelar hampir di setiap kecamatan. Namun tahun in, sesuai Instruksi Presiden untuk penghematan, kita memusatkan Safari Ramadan di empat lokasi," kata Bupati Kotim, Halikinnor, Senin, 3 Maret 2025.

Safari Ramadan untuk Kecamatan Parenggean, Tualan Hulu, Telaga Antang, Antang Kalang, Mentaya Hulu, dan Bukit Santuai dilaksanakan di Kecamatan Parenggean

Kecamatan Cempaga menjadi pusat safari Ramadan untuk Kecamatan Kota Besi, Telawang, Cempaga, dan Cempaga Hulu.

Kemudian Rumah Jabatan Bupati Kotim menjadi pusat safari Ramadan untuk Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Baamang, dan Seranau.

Sedangkan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan menjadi tuan rumah safari Ramadan untuk Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut, dan Teluk Sampit.

"Kebijakan ini diharapkan dapat tetap mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, meski dengan keterbatasan anggaran. Dengan pemusatan di empat lokasi, kegiatan Safari Ramadan tetap berjalan efektif dan efisien," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/R)