SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Terminal Penumpang Pelabuhan Sampit kembali beroperasi setelah menjalani renovasi selama hampir enam bulan.  Pembukaan kembali terminal ini tepat waktu untuk menyambut arus mudik Lebaran 2025 yang diperkirakan akan meningkat.

Junior Manager Pelabuhan Sampit, Tri Purbo Waluyojati, menyatakan bahwa terminal penumpang telah beroperasi kembali sejak awal Maret 2025.  Ia menyampaikan permohonan maaf atas kondisi terminal yang belum sepenuhnya sempurna karena renovasi tahap pertama masih dalam skala kecil.  

"Skala perbaikan kemarin masih dalam skala kecil. Tapi ini belum berhenti, jadi setelah nanti kita operasikan, kita kembali mengagendakan untuk perbaikan tahap kedua," jelasnya, Senin, 03 Maret 2025.

Tahap kedua renovasi akan mencakup pengecatan, perbaikan toilet, dan penataan area kios.  Tri Purbo menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan tim reshuffle dari sub regional dan vendor agar pekerjaan tahap kedua selesai sebelum posko angkutan Lebaran 2025 didirikan.

Pelabuhan Sampit menjadi salah satu terminal prioritas pada tahun 2025.  Perbaikan yang dilakukan tidak hanya terfokus pada aspek fisik dan fasilitas, tetapi juga mencakup program standar terminal pelabuhan secara menyeluruh.  Salah satu rencana penting adalah pembangunan buffer area untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang. 

 "Mudah-mudahan tahun ini buffer area bisa terealisasi, tujuannya adalah masyarakat pengguna jasa bisa mendapatkan kenyamanan dan keamanan," terang Tri Purbo.

PT Pelindo (Persero) Regional 3 Sampit juga berfokus pada pemenuhan fasilitas infrastruktur di seluruh area pelabuhan.  Rencananya, akan dilakukan penataan area dermaga dengan pembangunan pagar pembatas untuk menjaga sterilisasi area dermaga.

Ia berharap dukungan dari semua pihak, baik internal Pelindo Sampit maupun stakeholder dan mitra Pelindo, untuk kelancaran proses renovasi dan peningkatan pelayanan di Pelabuhan Sampit.  Dengan perbaikan ini, diharapkan Pelabuhan Sampit siap memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik Lebaran 2025. (DEVIANA/)