BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya berhasil meraih penghargaan dalam lomba inovasi daerah berkat inovasi mereka dalam pembuatan teh berbahan dasar daun Karamunting.
Inovasi ini merupakan bagian dari upaya DLH dalam memanfaatkan hasil Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) secara berkelanjutan.
Daun Karamunting, yang selama ini kurang dimanfaatkan, diolah menjadi teh yang memiliki nilai ekonomis dan kesehatan.
Proses pengolahan daun Karamunting menjadi teh ini melibatkan teknik pengeringan dan pengolahan yang cermat, sehingga menghasilkan produk teh yang berkualitas dan berkhasiat.
"Inovasi ini tidak hanya memberikan nilai tambah pada daun Karamunting, tetapi juga mendukung program PLTB yang bertujuan untuk mengurangi dampak negatif pembakaran lahan terhadap lingkungan," kata Plt Kepala DLH Palangka Raya, Sugiyanto, Selasa, 4 Maret 2025.
Dengan memanfaatkan hasil PLTB secara kreatif, DLH Kota Palangka Raya menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Penghargaan yang diraih oleh DLH Kota Palangka Raya ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dalam pengelolaan lingkungan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan potensi lokal dan menjaga kelestarian lingkungan.
Ke depannya, DLH Kota Palangka Raya berencana untuk mengembangkan inovasi ini lebih lanjut, termasuk memperluas pasar dan meningkatkan produksi teh daun Karamunting.
"Kami juga akan terus berupaya mencari inovasi lain yang dapat mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan," pungkasnya. (HENDRI/R)
Inovasi Teh Daun Karamunting DLH Palangka Raya Raih Penghargaan
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Walikota Gelar Musyawarah Terbuka Dana Banpres Karhutla, Undang Ormas dan Mahasiswa
Kualitas Udara Masih Berbahaya, Disdik Palangka Raya Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Komentar (0)
Memuat komentar…







