PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Muhajirin mendesak Pemerintah Provinsi Kalteng untuk memaksimalkan penerapan sistem elektronik kinerja (e-kinerja) di lingkungan pemerintahan.

Menurutnya, sistem e-kinerja yang telah diterapkan perlu dioptimalkan agar dapat memberikan hasil yang optimal dan meningkatkan efektivitas kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Muhajirin menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam sistem e-kinerja. Sistem ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang jelas mengenai kinerja setiap ASN, sehingga dapat menjadi dasar dalam evaluasi dan pemberian reward and punishment yang adil dan objektif.

"Sistem e-kinerja ini harus benar-benar dimaksimalkan, jangan sampai hanya menjadi formalitas belaka," tegas Muhajirin, Selasa, 4 Februari 2025.

Ia juga menyoroti pentingnya pelatihan dan pemahaman yang memadai bagi para ASN terkait penggunaan dan pengisian data dalam sistem e-kinerja. Kesalahan dalam pengisian data dapat berdampak pada penilaian kinerja yang tidak akurat.

Oleh karena itu, pelatihan yang intensif dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk memastikan data yang tercatat valid dan representatif.

Muhajirin juga meminta agar sistem e-kinerja diintegrasikan dengan sistem lain yang relevan, seperti sistem penggajian dan promosi jabatan. Integrasi ini akan mempermudah proses monitoring dan evaluasi kinerja ASN secara menyeluruh dan terintegrasi.

DPRD Kalteng berkomitmen mendukung upaya Pemprov Kalteng dalam meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik.

"Penerapan e-kinerja yang maksimal dinilai sebagai salah satu langkah penting dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean government)," pungkasnya. (PATHUR/R)