BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Informasi penemuan bayi laki-laki di trotoar Jalan A. Yani, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, yang sempat menghebohkan warga, akhirnya terungkap.
Polisi yang mencurigai adanya kejanggalan dalam kasus ini segera melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Hasilnya, bayi tersebut ternyata tidak pernah dibuang, melainkan merupakan bagian dari skenario yang dibuat oleh orangtuanya sendiri.
Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, melalui Kasi Humas Iptu Suroto, mengungkapkan bahwa orangtua bayi itu ternyata adalah pasangan berinisial MR dan F.
Mereka diketahui merupakan saksi yang mengaku menemukan bayi tersebut sebagaimana informasi yang tersebar di media sosial.
"Untuk status mereka sudah menikah siri dan merekayasa cerita karena takut ketahuan orang tua. Kondisi hamil sebelumnya tidak diketahui oleh kedua orang tua pihak," katanya, Selasa, 4 Maret 2025.
Lebih lanjut dijelaskannya, terungkapnya kasus ini setelah pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti oleh Unit PPA Satreskrim Polres Kapuas, diketahui bahwa bayi tersebut tidak pernah benar-benar dibuang.
Mereka MR dan F akhirnya mengakui perbuatannya dan membuat pernyataan klarifikasi melalui video untuk meminta maaf.
Dalam video klarifikasi, MR bersama F menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kapuas atas rekayasa yang telah dilakukan.
"Saya MR selaku orang tua dari bayi, ingin mengklarifikasi sehubungan dengan berita viral yang menemukan bayi di Jalan A. Yani, yang sudah mengebohkan warga Kapuas. Saya ingin meminta maaf telah merekayasa tentang penemuan bayi tersebut, dan seluruh permasalahan sudah kami selesaikan secara kekeluargaan. Sekali lagi, saya minta maaf karena sudah meresahkan warga Kabupaten Kapuas," ujar MR dalam video tersebut.
Dengan adanya pengakuan dan klarifikasi tersebut, kasus ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.
Sebelumnya, diketahui warga Kapuas digemparkan dengan adanya informasi yang tersebar di jejaring media sosial terkait penemuan seorang bayi laki-laki yang tergeletak di trotoar Jalan A. Yani, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, pada Minggu, 2 Maret 2025 sekitar pukul 21.30 WIB.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tertutupi selimut di dalam plastik berwarna biru,
Dari keterangan dalam informasi beredar bersama foto-foto bayi dan TKP itu, saksi yaitu MR dan F menemukan bayi itu saat mereka melintas dari Jl. Jawa menuju Jl. A. Yani, tiba-tiba melihat plastik warna biru dan kain yang berada di trotoar.
Kemudian ia singgah untuk melihat dan ternyata ada seorang bayi laki-laki yang ditutupi selimut, kemudian ia berinisiatif membawa bayi tersebut ke rumahnya dan dirawat orangtuanya.
Sontak postingan dan informasi tersebut menghebohkan warga Kapuas dan tak sedikit yang menyampaikan keprihatinan. Namun, akhirnya terungkap, ternyata hanyalah rekayasa saksi tersebut yang seolah olah baru menemukan bayi di trotoar jalan. (DODI/H)









