BORNEONEWS, Palangka Raya – Kedatangan pertama Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran dan wakilnya Edy Pratowo disambut dengan berbagai prosesi adat Dayak.
Pasangan ini menegaskan tekat kuatnya mengajak masyarakat Kalteng memperkuat kerukunan dan harkat martabat suku Dayak.
“Kami berdua ingin mengajak masyarakat Kalimantan Tengah untuk membangun Penyang Hinje Simpei (hidup rukun dan damai untuk kesejahteraan bersama) dan Manggatang Utus Itah Dayak (mengangkat harkat dan martabat etnik Dayak),” tuturnya di sela-sela acara adat di Istana Isen Mulang, baru baru ini.
Sebagai informasi, kemarin awal kedatangan di Bandara Tjilik Riwut disambut acara adat mamapas dan pengalungan lilis lamiang.
Keduanya beserta istri masing-masing juga disambut dengan prosesi pemasangan sumping dan lawung.
Setelah itu sesampainya di Istana Isen Mulang, Agustiar-Edy beserta istri masing-masing disambut dengan prosesi mananjung hunjun garantung, pantan balanga, tampung tawar, dan doa lintas agama.
Kemudian gubernur dan istri bersimpuh di kaki ibunda keduanya. Hal tersebut juga diikuti oleh Wagub dan istri. Lantunan doa hasbi dipanjatkan mengiringi acara yang penuh khidmat dan sakral tersebut. (HERMAWAN DP/R)









