PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Menjelang waktu berbuka puasa, pemilihan takjil yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan selama ibadah puasa ramadan, wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palangka Raya, Mahmud Al Qosyim, memberikan beberapa tips memilih takjil yang aman, sehat, dan halal.

Mahmud menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan mudah dicerna saat berbuka, Kurma, sebagai sumber gula alami, menjadi pilihan utama untuk mengembalikan energi tubuh setelah seharian berpuasa.

Buah-buahan seperti apel, pisang, dan jeruk, serta sayuran seperti wortel, kacang panjang, dan buncis, juga direkomendasikan karena kaya akan serat dan vitamin. Roti dan kue yang terbuat dari bahan alami juga dapat menjadi alternatif pilihan.

"Saya mengingatkan untuk menghindari makanan yang dapat mengganggu pencernaan dan kesehatan," katanya, Rabu, 5 Maret 2025.

Makanan berminyak dan pedas sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan perut tidak nyaman, makanan yang terlalu manis atau asin juga perlu diwaspadai, karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan tekanan darah secara tiba-tiba.

Selain jenis makanan, Mahmud Al Qosyim juga menekankan pentingnya memilih makanan yang segar dan tidak basi.

Makanan yang telah diproses secara berlebihan perlu dihindari karena berpotensi mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Konsumsi air putih yang cukup juga sangat penting untuk mencegah dehidrasi.

Dengan memperhatikan tips-tips di atas, diharapkan masyarakat dapat memilih takjil yang aman, sehat, dan halal untuk berbuka puasa, pemilihan takjil yang seimbang akan membantu menjaga kesehatan dan mencegah masalah kesehatan selama bulan Ramadan. "Jaga makanan sehat bergizi, jaga dan pastikan halal," pungkasnya. (PATHUR/R)