BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kabupaten Seruyan pada minggu keempat Februari 2025 mengalami penurunan sebesar - 0,71 persen.
Penurunan ini dipengaruhi oleh beberapa komoditas utama, seperti telur ayam ras - 0,622 persen, bawang merah -0,493 persen, dan cabai merah -0,18 persen.
Sementara itu, komoditas dengan fluktuasi harga tertinggi selama minggu berjalan adalah cabai rawit, yang mengalami kenaikan sebesar 0,06 persen
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan berkomitmen untuk menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
Setelah mengikuti rakor, Bupati Seruyan berencana mengadakan rapat internal Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Seruyan guna memastikan bahwa kebijakan yang telah dirumuskan dapat diimplementasikan dengan baik dan berdampak langsung pada masyarakat.
"Kita berharap TPID betul-betul berjalan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Bupati Ahmad Selanorwanda.
Dengan adanya koordinasi dan evaluasi secara rutin, diharapkan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Seruyan tetap terkendali, sehingga daya beli masyarakat tetap stabil. (FAHRUL/R)









