PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dan Wakil Wali Kota, Achmad Zaini akan menuntaskan 100 hari kerja mereka sejak dilantik.

Dalam periode ini, mereka fokus pada implementasi janji politik dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan.

Fairid mengatakan salah satu prioritas utama dalam 100 hari kerja ini adalah peningkatan infrastruktur. Beberapa proyek perbaikan jalan dan drainase serta peningkatan fasilitas publik seperti taman dan ruang terbuka hijau.

Selain itu, upaya peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi fokus utama, dengan peningkatan efisiensi di berbagai sektor pemerintahan.

Sementara bidang pemberdayaan masyarakat, berbagai program pelatihan dan pengembangan keterampilan akan terus dilaksanakan, dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Program-program ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dengan fokus pada pengembangan UMKM dan sektor pariwisata.

Isu lingkungan dan kebersihan kota juga menjadi perhatian serius. Beberapa program pengelolaan sampah dan penataan lingkungan telah dijalankan.

Selain itu, upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga terus ditingkatkan, mengingat Palangka Raya merupakan daerah yang rawan terhadap bencana tersebut.

"Setelah 100 hari kerja kami akan melakukan evaluasi terhadap program-program yang telah dijalankan. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar untuk penyusunan rencana tindak lanjut, guna memastikan bahwa semua janji politik dan target RPJMD dapat tercapai," kata Fairid, Rabu, 5 Maret 2025.

Warga Palangka Raya memberikan apresiasi terhadap upaya-upaya yang akan dilakukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam 100 hari kerja ke depan.

Namun, warga juga berharap agar pemerintah kota terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi di masa mendatang. (HENDRI/j)