BORNEONEWS, Kasongan - Curah hujan yang kembali tinggi akhir-akhir ini menyebabkan sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Katingan terendam banjir.
Banjir akibat luapan Sungai Katingan terjadi sejak dua hari terakhir, mulai dari wilayah kecamatan paling hulu atau Utara Katingan, yakni Kecamatan Bukit Raya.
Banjir kemudian juga melanda wilayah Kecamatan Katingan Hulu yang merupakan hilir dari wilayah Bukit Raya yang dilalui daerah aliran sungai atau DAS Katingan.
Banjir juga melanda di wilayah Kecamatan Marikit, Sanaman Mantikei dan Kecamatan Katingan Tengah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Katingan, Markus, Kamis, 6 Maret 2025 membenarkan terjadinya musibah banjir yang mulai melanda di daerahnya.
"Darininformasi yang saya dapatkan bahwa banjir mulai terjadi di wilayah Kecamatan Bukit Raya pada Senin tanggal 4 Maret 2025," katanya.
Kemudian, kata Markus, banjir akibat luapan air Sungai Katingan karena adanya peningkatan curah hujan itu juga melanda di sejumlah kecamatan terutama yang dilalui DAS Katingan, seperti Kecamatan Katingan Hulu, Marikit, Sanaman Mantikei dan Katingan Tengah.
Namun demikian, tutur Markus biasanya musibah banjir tersebut berlangsung tidak lama.
"Yang agak lama biasanya di wilayah Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, sebab di wilayah ini merupakan pertenuan dari Sungai Katingan dan Sungai Samba," tuturnya.
Perkiraan sementara, kata Markus, musibah banjir kali ini menyebabkan ribuan rumah penduduk terdampak, terutama masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Katingan.
"Menurut laporan, banjir kali ini tidak ada korban jiwa, tapi ribuan rumah warga di beberapa kecamatan terdampak," ungkapnya.
Markus menambahkan, saat ini air yang meluap di DAS Katingan bergerak ke wilayah tengah dan hilir, seperti Kecamatan Pulau Malan, Tewang Sanggalang Garing, Katingan Hilir dan Tasik Payawan.
"Banjir kali ini karena adanya curah hujan tinggi, bahkan boleh diikatakan ekstrim," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/j)









