PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor ekonomi kerakyatan.

Hal ini sebagai upaya nyata pemerintah kota dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, ekonomi kerakyatan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Ekonomi kerakyatan adalah tulang punggung perekonomian kita. Dengan memperkuat sektor ini, kita tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan daya beli masyarakat," ujar Fairid, Kamis, 6 Maret 2025.

Ia menambahkan bahwa pemerintah kota telah menyiapkan berbagai program dan kebijakan untuk mendukung pengembangan UMKM, koperasi dan sektor informal lainnya.

Salah satu program unggulan yang digagas adalah pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan manajemen, pemasaran, dan produksi, sehingga produk-produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Selain itu, pemerintah kota juga memberikan akses permodalan yang mudah dan terjangkau bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

"Kami menyadari bahwa akses permodalan seringkali menjadi kendala utama bagi pelaku UMKM. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan berbagai lembaga keuangan untuk menyediakan skema pembiayaan yang lebih mudah diakses," jelas Fairid.

Ia juga menekankan pentingnya peran teknologi dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan.

Dalam era digital ini, pemerintah kota mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produk mereka.

Melalui pelatihan dan pendampingan, para pelaku UMKM diajak untuk melek teknologi dan memanfaatkan media sosial serta platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar.

"Kami percaya bahwa dengan dukungan yang tepat, ekonomi kerakyatan di Palangka Raya akan semakin kuat dan berdaya saing. Ini adalah langkah nyata kita dalam mewujudkan Palangka Raya yang lebih maju dan sejahtera," pungkasnya. (HENDRI/j)