BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Demi memastikan makanan yang disajikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tetap higienis dan layak konsumsi, dapur Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas menerapkan pengawasan ketat oleh petugas dapur.
Setiap tahap pengolahan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga penyajian, diawasi agar sesuai dengan standar kebersihan dan kesehatan.
Langkah ini dilakukan guna menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi oleh WBP, terutama di bulan Ramadan.
Seiring dengan datangnya bulan suci Ramadan, dapur Rutan Kapuas juga menyesuaikan jadwal operasionalnya.
Petugas dapur dan WBP yang bertugas di dapur mulai memasak lebih awal untuk menyiapkan makanan sahur serta memastikan hidangan berbuka puasa tersedia tepat waktu.
Pengaturan ini dilakukan agar WBP yang menjalankan ibadah puasa dapat makan dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas keagamaan mereka.
Kepala Rutan Kapuas, Daniel Kristianto, menegaskan bahwa kebersihan dan keamanan makanan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan dapur.
"Kami memastikan seluruh proses pengolahan makanan dilakukan dengan higienis dan diawasi secara ketat oleh petugas. Dengan penyesuaian jadwal selama Ramadan, kami ingin memastikan WBP tetap mendapatkan makanan yang layak dan bergizi," ujarnya, Kamis, 6 Maret 2025.
Selain pengawasan dari petugas, dapur Rutan Kapuas juga menerapkan standar kebersihan yang ketat bagi para petugas dan WBP yang bertugas memasak.
Mereka diwajibkan mencuci tangan sebelum memasak, mengenakan perlengkapan kebersihan, serta menjaga kebersihan area dapur.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kualitas makanan tetap terjaga dan suasana Ramadan di Rutan Kapuas berjalan dengan lancar serta penuh keberkahan. (DODI/j)









