SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sorang pria berinisial W, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri di rumahnya Jalan, Ir Soekarno, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu, 5 Maret 2025.

Seorang yang saksi merupakan driver ojek online, Bambang, mengatakan, saat itu dirinya medapat orderan dari isri korban, untuk segera sampai ke rumahnya karena mendapat laporan bahwa suaminya hendak melakukan bunuh diri.

"Saya menjemput istri korban di salah satu gereja, saat di jalan dia meminta untuk cepat-cepat, karena mendapat pesan whatsapp dari suaminya," kata driver ojol, Kamis, 6 Maret 2025.

Setalah sampai di rumah, istri korban histeris melihat keadaan suaminya, sudah dalam kondisi tergantung dengan seutas tali di dalam rumah korban.

"Warga sekitar sempat membantu korban untuk mendapatkan pertolongan pertama, dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan," ujarnya.

Namun, sayang nyawa korban tidak bisa tertolong akibat kejadian ini. Korban menghembukan nafas terakhirnya saat mendapat perawatan di RSUD Murjani Sampit.

Dari informasi yang didapat, korban nekat melakukan aksi tersebut lantaran ketahuan selingkuh oleh sang istri.

"Dari cerita istrinya, korban sudah tiga kali ketahuan selingkuh, mungkin ada permasalahan lain sehingga dia nekat seperti ini," demikiannya. (BUDDI RAHMAT H/j)