PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi II DPRD Palangka Raya, Sumadi mendorong kepala daerah setempat mewujudkan ekonomi pintar (smart economy) dalam bidang usaha maupun lainnya.

Dengan adanya ekonomi pintar menurutnya pemerintah dapat pemanfaatan keberadaan teknologi serta inovasi, dan kebijakan yang cerdas untuk meningkatkan efisiensi serta daya saing ekonomi suatu daerah. 

"Jika diterapkan di Palangka Raya, manfaatnya bisa sangat signifikan terutama pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi," katanya, Kamis, 6 Maret 2025.

Dengan ekonomi pintar, ia optimis Kota Palangka Raya bisa lebih kompetitif dalam menarik investasi. Sebagai contoh produk lokal bisa dipasarkan lebih luas melalui e-commerce dan digital marketing.

Serta membuka peluang kerja di sektor ekonomi kreatif, startup, dan jasa berbasis digital. Dan pajak dari usaha berbasis ekonomi pintar dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD).

"Ekonomi pintar juga lebih efisiensi dalam penggunaan sumber daya, meningkatkan hasil ekonomi tanpa meningkatkan biaya besar," tuturnya.

Jika kepala daerah dapat mewujudkan ekonomi pintar di Palangka Raya, maka kata Sumadi akan tercipta ekosistem ekonomi yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. (MARINI/H)