PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas untuk penerimaan anggota Polri terpadu tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Djoko Poerwanto, didampingi oleh Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rakhmad Setyadi, Karo SDM Polda Kalteng, Leo S N Simatupang, dan Pejabat Utama Polda Kalteng lainnya.

Sebanyak 1945 pendaftar calon anggota Polri mengikuti proses seleksi tahun ini. Rinciannya, 114 pendaftar Taruna/Taruni Akpol, 1783 pendaftar Bintara Polri dan 48 pendaftar Tamtama Polri.

"Jumlah pendaftar yang cukup signifikan ini menunjukkan minat masyarakat Kalteng untuk bergabung dalam institusi Kepolisian," katanya, Jumat 7 Maret 2025.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto menyampaikan bahwa kuota penerimaan anggota Polri di Kalteng masih menunggu informasi resmi dari Mabes Polri, hal ini berlaku untuk seluruh jenjang, baik Akpol, Bintara, maupun Tamtama.

--page

Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya penerapan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam seluruh proses perekrutan, prinsip BETAH ini diharapkan dapat menjamin proses seleksi yang adil, objektif, dan bebas dari praktik-praktik KKN.

Dengan menerapkan prinsip BETAH, diharapkan proses rekrutmen akan menghasilkan anggota Polri yang profesional, memiliki integritas tinggi, dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Hal ini sejalan dengan upaya Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungannya. Polda Kalteng berkomitmen untuk memastikan proses penerimaan anggota Polri tahun 2025 berjalan lancar, transparan, dan akuntabel.

"Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/y)