BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Barito Timur akan menggelar turnamen biliar bertajuk 9 Bola Adi Garu Cup. Ajang ini diinisiasi sebagai langkah awal kebangkitan olahraga biliar di daerah.
Rencana tersebut disampaikan saat Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, meninjau arena biliar di Cafe 179 Tamiang Layang, Jumat, 7 Maret 2025.
Ketua POBSI Barito Timur, Hendroyono, mengungkapkan bahwa sejak terbentuknya POBSI, pihaknya telah berupaya menggelar turnamen, namun berbagai kendala membuat rencana itu tertunda. Kehadiran Wakil Bupati memberikan dorongan baru bagi POBSI untuk merealisasikan turnamen ini.
"Setelah POBSI Barito Timur terbentuk, beberapa kali kami berencana mengadakan turnamen, tetapi belum terlaksana. Karena itu, kami sangat bersyukur Bapak Wakil Bupati yang baru dilantik beberapa hari lalu memberikan dukungan penuh untuk penyelenggaraan turnamen 9 Bola Adi Garu Cup," ujar Hendroyono.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana menjaring atlet muda berbakat di Barito Timur.
"Harapannya, dari kegiatan ini kita dapat menemukan bakat-bakat baru. Oleh karena itu, kami akan membatasi peserta hanya dari kalangan atlet pemula," tambahnya.
Turnamen ini akan berlangsung di Cafe 179, dengan pendaftaran yang dibuka dalam dua hari ke depan. Sedangkan pelaksanaan pertandingan dijadwalkan mulai 17 Maret 2025.
Sementara itu, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu menegaskan bahwa turnamen ini menjadi langkah awal dalam membangun regenerasi atlet biliar di Barito Timur.
"Kami ingin Barito Timur memiliki atlet biliar profesional di masa depan. Turnamen ini bisa menjadi titik awal bagi mereka untuk mengasah kemampuan dan berkembang lebih jauh," jelasnya.
Adi juga menyoroti meredupnya olahraga biliar di Barito Timur dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, ia mengapresiasi semangat POBSI dalam menghidupkan kembali olahraga ini dan mendorong lebih banyak pemuda untuk terlibat.
"Bukan hanya biliar, nanti kita juga akan menginventarisasi cabang olahraga lain yang perlu didukung. Namun, saat ini kita fokus dulu pada turnamen biliar, karena banyak anak muda di Barito Timur yang memiliki minat tinggi di bidang ini," pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









