PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I membidangi komisi III DPRD Palangka Raya, Dede Ardiansyah, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kue Lebaran yang mengandung zat kimia berbahaya. 

"Penggunaan bahan kimia berbahaya dalam makanan dapat menimbulkan risiko kesehatan serius, seperti kerusakan organ, gangguan metabolisme, dan bahkan kanker," ujar Dede, Jumat 7 Maret 2025. 

Ia mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melalukan pengawasan terhadap kue Lebaran yang mulai beredar dimasyarakat. Selain itu, menganjurkan konsumen saat membeli produk perhatikan label yang jelas dan izin edar dari BPOM.

"Hindari warna yang terlalu mencolok, bisa jadi indikasi penggunaan pewarna sintetis berbahaya. Jika aroma atau rasa kue terasa aneh atau terlalu kuat, sebaiknya hindari konsumsi. Dan pilih penjual atau produsen yang memiliki reputasi baik dan terpercaya," imbaunya.

Selain itu, ia meminta pemerintah setempat melalui dinas terkait perlu meningkatkan pengawasan terhadap produksi dan peredaran kue Lebaran. Masyarakat juga dianjurkannya harus proaktif melaporkan jika menemukan produk yang mencurigakan. 

"Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan peredaran kue Lebaran di Kota Palangka Raya yang mengandung zat kimia berbahaya dapat dicegah, sehingga kesehatan dan keselamatan konsumen terjaga," pungkasnya. (MARINI/H)