PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Untuk mengatasi inflasi pada komoditas sayuran, seperti kangkung, Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery mengajak masyarakat untuk menanam sendiri sayuran tersebut dipekarangan rumah.  

"Dengan menanam sayuran sendiri, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar, dan berkontribusi dalam menekan laju inflasi," katanya, Jumat, 7 Maret 2025.

Berdasarkan pernyataan Bank Indonesia Perwakilan Kalteng, kangkung masuk komoditas penyumbang inflasi pada bulan Februari 2025. Untuk menekan inflasi ini diharapkan masyarakat turut serta meningkatkan ketersediaan pangan lokal, mengurangi ketergantungan pada pasokan luar, dan menstabilkan harga di pasaran.

"Dengan menanam sayuran seperti kangkung di pekarangan rumah atau lahan kosong, masyarakat tidak hanya memenuhi kebutuhan sendiri tetapi juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah," tutur Khemal.

Ia juga menginformasikan, kangkung adalah sayuran yang mudah ditanam dan cepat tumbuh, sehingga cocok untuk ditanam sendiri di rumah. 

"Cocok untuk ditanam di berbagai jenis tanah, baik di tanah pekarangan, pot, maupun hidroponik. Tidak memerlukan pupuk khusus, cukup menggunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang," ujarnya.

Dengan menanam sendiri, masyarakat bisa menghemat biaya, mendapatkan sayuran segar, serta membantu menekan inflasi harga kangkung di pasaran. (MARINI/H)