BORNEONEWS, Tamiang Layang – Komisi II dan III DPRD Kabupaten Barito Timur baru saja melakukan kunjungan kerja ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam pertemuan itu, mereka menyampaikan keprihatinan atas kondisi jalan nasional ruas Ampah-Tamiang Layang yang mengalami kerusakan parah.
Wahyudinnoor, Anggota Komisi II DPRD Barito Timur yang menginisiasi pertemuan, menegaskan bahwa perbaikan jalan harus segera dilakukan meskipun belum masuk dalam anggaran 2025.
"Kami meminta BPJN Kalteng agar bisa melakukan perbaikan menggunakan dana yang ada dulu. Ini sangat mendesak, terutama untuk menghadapi arus mudik Idulfitri. Titik-titik yang mengalami kerusakan parah harus segera ditangani," ujar Wahyudinnoor memaparkan hasil pertemuan tersebut, Sabtu, 8 Maret 2025.
Salah satu titik yang disoroti dalam pertemuan itu adalah ruas jalan dari Bundaran Ampah hingga jembatan dekat Pasar Ampah. Menurut Wahyudinnoor, kawasan ini merupakan wajah Kota Ampah, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus.
Selain itu, para anggota dewan juga meminta pelebaran jalan Ampah-Tamiang Layang serta perbaikan beberapa jembatan yang dinilai sudah kurang layak.
"Jalan Ampah-Tamiang Layang ini adalah akses utama yang menghubungkan Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur serta antar-kabupaten. Volume kendaraan yang melintas sangat tinggi, dari kendaraan kecil hingga besar. Lebar jalan yang ada saat ini sudah tidak layak sebagai jalan nasional," lanjutnya.
Wahyudinnoor juga berharap anggota DPR RI turut memperjuangkan anggaran perbaikan jalan tersebut agar mendapatkan prioritas di tingkat pusat.
"Kami ingin ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Bertahun-tahun kondisinya begini saja, sementara penduduk dan jumlah kendaraan yang melintas terus meningkat," tegasnya.
Dalam pertemuan itu BPJN Kalteng menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi DPRD Barito Timur dan berupaya mencari solusi terbaik untuk perbaikan jalan nasional. (AGUSTINUS BOLE MALO/r)









