PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah menyesuaikan jadwal libur Ramadan dan Idulfitri 2025 sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.

Selain juga sebagai tindak lanjut atas surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang kebijakan pembelajaran selama bulan suci Ramadan

Disdik Kalteng menekankan selama masa libur Idulfitri, peserta didik diharapkan memanfaatkan waktu untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan masyarakat, guna mempererat persaudaraan dan persatuan.

Selain itu, menerapkan Falsafah Huma Betang, yakni falsafah hidup masyarakat Dayak yang menekankan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan agar kebijakan pendidikan tetap sejalan dengan regulasi nasional.

Dia mengatakan Disdik ingin memastikan bahwa peserta didik tetap mendapatkan haknya dalam pendidikan, sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk memperdalam nilai-nilai keagamaan selama Ramadan.

“Silaturahmi selama libur Idulfitri juga menjadi bagian penting dari pendidikan karakter, karena mengajarkan nilai persaudaraan dan toleransi,” kata Reza Prabowo di ruang kerjanya Jumat, 7 Maret 2025. (HERMAWAN DP/J)