SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Kalimantan Tengah.  Berdasarkan data proyeksi penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) Kotim tahun 2024, jumlah penduduk mencapai 448.180 jiwa. 

Kepala BPS Kotim, Eddy Surahman menjelaskan, komposisi penduduk Kotim didominasi laki-laki dengan persentase 51,63 persen atau 231.400 jiwa. 

"Sementara perempuan mencapai 48,37 persen atau 216.780 jiwa.  Rasio jenis kelamin mencapai 107, artinya setiap 100 perempuan terdapat 107 laki-laki.  Laju pertumbuhan penduduk Kotim pada tahun 2024 tercatat sebesar 1,18 persen," katanya, Sabtu, 8 Maret 2025.

Distribusi penduduk di Kotim juga tidak merata. Kecamatan Mentawa Baru Ketapang menjadi kecamatan terpadat dengan jumlah penduduk mencapai 23,51 persen dari total penduduk Kotim, dengan kepadatan 145 jiwa per kilometer persegi.  Sebaliknya, Kecamatan Tualan Hulu memiliki jumlah penduduk paling sedikit, hanya 1,76 persen dari total penduduk, dan kepadatan penduduknya hanya 7 jiwa per kilometer persegi.

"Dari data juga menunjukkan komposisi penduduk berdasarkan kelompok umur.  Sebanyak 8,41 persen penduduk Kotim berada pada kelompok umur 0-4 tahun, mengindikasikan angka kelahiran yang masih tinggi," sebutnya. 

Lebih lanjut, Eddy menyampaikan penduduk usia produktif yaitu 15-64 tahun mendominasi dengan persentase 71,11 persen, sementara untuk penduduk usia non produktif yaitu usia 0 - 14 tahun dan 65 tahun ke atas sebesar 28,89 persen. 

Jika dikaitkan dengan angka beban ketergantungan, jumlah penduduk produktif yang menanggung penduduk tidak produktif masih tinggi yaitu sebesar 40,62 persen. 

Angka menunjukkan bahwa dari 100 penduduk produktif menanggung beban kebutuhan hidup 40 hingga 41 penduduk tidak produktif. 

"Artinya, setiap 100 penduduk produktif menanggung beban kebutuhan hidup sekitar 40-41 penduduk non-produktif.  Data ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah dalam merencanakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kotim ke depannya," ungkapnya. (DEVIANA/j)