BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya Hasan Busyairi menekankan pentingnya memperkuat ketahanan sosial dan budaya di kota tersebut.
Ia menilai, ketahanan sosial dan budaya merupakan elemen kunci dalam menjaga identitas dan kohesi masyarakat di tengah arus globalisasi dan modernisasi.
"Untuk mencapai tujuan tersebut, ada langkah awal yang krusial dengan melakukan pendataan menyeluruh terhadap cagar budaya yang ada. Data yang akurat akan menjadi dasar bagi upaya pelestarian dan promosi kekayaan budaya lokal," katanya, Sabtu, 7 Maret 2025.
Serta meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal melalui program pendidikan dan sosialisasi.
"Pemerintah daerah perlu melakukan pengembangan industri kreatif yang memanfaatkan elemen budaya lokal, sehingga budaya tidak hanya dilestarikan tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat," anjurnya.
Ia juga menganjurkan adanya kerja sama antara pemerintah, komunitas budaya, sektor pendidikan, dan pelaku industri untuk menciptakan program-program yang mendukung ketahanan sosial dan budaya.
"Diharapkan ketahanan sosial dan budaya di Kota Palangka Raya dapat semakin kuat, menjaga identitas lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harapnya. (MARINI/j)









