BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan budidaya ikan air tawar di wilayah tersebut.
Langkah ini dianggapnya strategis mengingat potensi perikanan yang besar dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Palangka Raya memiliki kondisi alam yang mendukung pengembangan sektor perikanan air tawar. Diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pangan dan perekonomian lokal," katanya, Sabtu, 7 Maret 2025.
Ada beberapa jenis ikan air tawar yang potensial untuk dibudidayakan antara lain lele, nila, patin, gurame, dan bawal. Ikan-ikan ini memiliki permintaan pasar yang tinggi dan relatif mudah untuk dibudidayakan.
"Untuk mendukung pengembangan budidaya ini, pemerintah daerah dapat memberikan pelatihan teknis kepada para pembudidaya, menyediakan akses permodalan, serta membangun infrastruktur pendukung seperti Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perikanan Budidaya Ikan Air Tawar," tuturnya.
--page
Ia berharap, budidaya ikan air tawar di Palangka Raya dapat berkembang pesat, memenuhi kebutuhan pasar lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Fraksi Partai PAN ini juga mendorong pemerintah daerah rutin melaksanakan kegiatan restocking atau pelepasliaran ikan yang bertujuan untuk meningkatkan stok populasi ikan di perairan umum, menjaga keanekaragaman sumber daya ikan, dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
"Dengan meningkatnya populasi ikan di perairan umum, diharapkan masyarakat, khususnya nelayan, dapat memanfaatkan sumber daya tersebut secara berkelanjutan, dan menangkapnya dengan cara benar tidak merusak habitat serta alam," tutupnya. (MARINI/Y)









