BORNEONEWS, Kotim - Pawai taaruf menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1438 Hijriyah, di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berlangsung meriah. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Kota Sampit, dari pelajar Taman Kanak-Kanak sampai SMA, serta Instansi pemerintahan turut mengikuti Pawai Taaruf yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Tahun baru ini kita maknai untuk memperbaiki diri agar tahun ini menjadi lebih baik dibanding tahun kemarin. Kita tingkatkan keimanan dan persatuan antarumat beragama untuk membangun daerah kita tercinta ini,” kata Bupati Kotim, Supian Hadi usai pawai, Jumat (30/9/2016) pagi.
Pawai dimulai di depan rumah jabatan bupati di Jalan Achmad Yani dan berakhir di Taman Kota Sampit. Ribuan peserta begitu antusias, tidak hanya peserta, ribuan warga tampak memadati sisi sepanjang jalan yang dilalui iring-iringan pawai.
Banyak yang tidak menyangka pawai taaruf tahun ini jauh lebih meriah. Sedikitnya 60 kelompok dengan jumlah peserta diperkirakan lebih dari seribu orang, ambil bagian dalam pawai tahunan untuk meningkatkan syiar Islam ini. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti 40 kelompok.
Biasanya peserta pawai hampir semuanya merupakan pelajar dan mahasiswa dari sejumlah sekolah di Sampit. Namun kali ini cukup beragam dengan kehadiran kelompok peserta dari instansi pemerintah dan swasta, pengajian, dan komunitas pecinta sepeda tua.
Berbagai kesenian ditampilkan oleh peserta pawai, seperti rebana, hadrah, syair maulid dan drumband. Pernak-pernik identik dengan Islam juga tidak ketinggalan ditampilkan, seperti patung onta, miniatur replika kakbah, masjid dan lainnya.
“Harapan saya Kotawaringin Timur semakin maju, masyarakatnya semakin agamais. Entah agama apapun itu. Kita mendukung kemajuan semua agama,” kata Supian Hadi.
Supian menjanjikan, untuk menyemarakkan tahun baru islam pada 2017 mendatang, pemerintah daerah telah merencanakan akan menggelar lebih meriah lagi, apalagi beberapa waktu lalu kegiatan pawai Obor dan Lampion mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kotim.
“Ke depan memang akan kita buat lebih meriah lagi, dan kemungkinan akan kita gelar malam hari dengan pawai karnaval lampion,” ucapnya. (RAFIUDIN/N).








