BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk memonitor harga minyak goreng saat bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Hal ujarnya untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, termasuk minyak goreng, sehingga masyarakat tidak terbebani oleh kenaikan harga yang signifikan.
"Pemerintah Kota Palangka Raya lakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng, termasuk mengadakan operasi pasar murah," katanya, Minggu, 9 Maret 2025.
Selain itu, perlu upaya pperasi pasar untuk dapat membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau saat Ramadan dan Idul Fitri.
"Diharapkan harga minyak goreng dan bahan pokok lainnya tetap stabil selama bulan Ramadan dan Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok," harapnya.
"Pemerintah Kota Palangka Raya harus memastikan pasokan minyak goreng dari produsen ke distributor hingga ke pedagang tetap lancar. Untuk mencegah kelangkaan di pasaran yang dapat memicu kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan," pungkasnya. (MARINI/H)









