PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) bersiap membuka Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) yang menjadi prodi pertama di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).  

"Kami juga baru saja melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) pendampingan penyusunan instrumen pembukaan Prodi Manajemen Informasi Kesehatan secara daring," kata ketua tim Prodi MIK UMPR Risqika Yuliatantri PMFarm di Palangka Raya, Senin, 10 Maret 2025. 

Dia menerangkan, rencana pembukaan prodi manajemen informasi kesehatan ini juga telah mendapat apresiasi oleh Asosiasi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK).

"Alhamdulillah dengan adanya bimtek pendampingan pengusulan Prodi MIK ini merupakan langkah awal penjajakan yang sangat besar di antaranya dapat dikenal dan diketahui keberadaan Prodi MIK UMPR ini nantinya di kalangan kolegium, asosiasi dan perhimpunan profesinya," katanya. 

Dia mengatakan program studi ini dikenal dengan Perekam Medik yang dimana jenjang pendidikan pada Sarjana Terapan/DIV. Di kegiatan bimtek ini tim UMPR di dampingi terkait hal-hal pokok yang perlu diperhatikan seperti kurikulum yang digunakan, SDM yang memenuhi kualifikasi serta Sarana Prasarana yang melengkapi berdirinya Prodi MIK. 

"Kami pun mengucapkan terimakasih kepada Rektor UMPR Dr M Yusuf yang telah memberikan dukungan kepada Task Force MIK yang dimana itu merupakan semangat besar kami," kata Risqika. 

Dia menambahkan, karena Prodi MIK ini merupakan satu-satu nya yang ada di Kalimantan Tengah, pihaknya berharap ke depan banyak tenaga kesehatan dapat terpenuhi sesuai kebutuhan yang ada, seperti perekam medik. 

"Tentunya kami berharap ini nanti nya menjadi salah satu program studi keunggulan di UMPR karena memiliki daya potensial yang sangat besar untuk banyak diminati oleh masyarakat khususnya di Kalimantan Tengah" katanya. 

Sementara itu, Wakil Rektor I UMPR, Dr Chandra Anugrah Putra, M Ikom saat membuka bimtek ini yang dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar proses pengusulan Prodi MIK dapat berjalan lancar dengan dukungan berbagai pihak. 

“Kami sangat berharap bimbingan dan arahan dari para narasumber dalam penyusunan instrumen pembukaan prodi ini. Semoga dengan adanya Prodi MIK di UMPR, kita dapat berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan khususnya di Kalimantan Tengah,” ujarnya.  

ANTARA