PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalimantan Tengah mengklaim terjadi peningkatan produksi perikanan di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala Dislutkan Kalteng H. Darliansjah mengatakan produksi perikanan tangkap pada tahun 2023 mencapai 163.445,74 ton, meningkat 2,40 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya 159.610,82 ton.

"Peningkatan produksi terus terjadi hingga 2024 dengan angka 164.099,54 ton, menunjukkan tren positif di sektor perikanan tangkap," katanya di Palangka Raya, baru baru ini.

Selain sektor tangkap, perikanan budidaya juga mengalami pertumbuhan signifikan. Pada 2022, produksi budidaya tercatat 132.430,31 ton, lalu meningkat menjadi 136.176,72 ton di 2023 dan mencapai 137.867,02 ton pada 2024.

Ia menegaskan Dislutkan Kalteng terus mendukung program gubernur melalui berbagai bantuan, seperti asuransi petani dan nelayan serta bantuan perahu dan alat tangkap.

"Kami memastikan program unggulan di bidang kelautan dan perikanan berjalan optimal demi kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir," ujarnya. (HERMAWAN DP/j)