PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) telah mengeluarkan surat edaran terkait libur sekolah khusus puasa dan Idul Fitri 1446 Hijriah.

Dalam edaran tersebut, murid SMA, SMK, dan SKH se-Kalimantan Tengah akan libur mulai tanggal 21 Maret hingga 8 April 2025. Para siswa akan kembali bersekolah pada tanggal 9 April 2025.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tommy Irawan, mengimbau orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anak selama masa liburan. Ia menekankan pentingnya memastikan anak-anak tetap beraktivitas positif dan bernilai edukatif selama periode tersebut.

"Hal ini bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan anak-anak tetap produktif," katanya, Selasa, 11 Maret 2025.

Tommy Irawan menambahkan bahwa pengawasan orang tua sangat penting untuk memastikan anak-anak memanfaatkan waktu liburan dengan sebaik-baiknya. Libur panjang, kata dia, rentan dimanfaatkan untuk kegiatan yang kurang bermanfaat, seperti bermain game secara berlebihan atau berinteraksi dengan lingkungan yang kurang kondusif.

Oleh karena itu, orang tua diharapkan dapat merencanakan kegiatan positif untuk anak-anak selama liburan. Kegiatan tersebut bisa berupa kegiatan keagamaan, kegiatan sosial, atau kegiatan yang bersifat edukatif lainnya. Hal ini penting untuk mengisi waktu luang anak-anak dan mencegah kebosanan.

Selain itu, legislator asal PAN ini juga berharap agar sekolah turut memberikan arahan kepada siswa mengenai kegiatan positif yang dapat dilakukan selama liburan.

Sekolah dapat memberikan tugas atau kegiatan yang dapat membantu siswa tetap belajar dan mengembangkan potensi diri. Kerja sama antara orang tua dan sekolah sangat penting untuk memastikan keberhasilan pengawasan ini.

Dengan adanya pengawasan yang ketat dari orang tua dan arahan dari sekolah, diharapkan para siswa dapat memanfaatkan waktu liburan dengan sebaik-baiknya dan kembali ke sekolah dengan semangat belajar yang baru.

"Liburan yang produktif akan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak di masa depan," pungkasnya. (PATHUR/H)