BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Masduki bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sukamara melakukan sidak harga pangan menjelang Idul Fitri 1446 Hijriyah pada Selasa, 11 Maret 2025.
Peninjauan langsung di Pasar Saik dengan bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok yang ada diwilayah Bumi Gawi Barinjam.
“Dipasar relatif harga stabil, ada satu atau dua item barang kebutuhan yang memang ada kenaikan karena stok dari Jawa, tetapi kalau yang stok dari Sukamara aman saja,” kata Masduki.
Menurutnya, hasil pantauan saat ini untuk stok barang termasuk beras dalam kondisi aman, sehingga kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sukamara selama bulan puasa hingga lebaran nantinya bisa terus terpenuhi.
“Untuk stok beras saat ini 1.600 ton dan kebutuhan sebulan hanya 600, artinya dua bulan atau tiga bulan kedepan masih aman dan harga masih stabil,” ujarnya.
Masduki berharap, untuk stabilitas harga dan stok kebutuhan pokok saat ini bisa terus di jaga agar tidak terjadinya penurunan terhadap daya beli masyarakat Kabupaten Sukamara.
“Harapan kami, kita selalu menjaga harga supaya masyarakat masih bisa membeli barang dengan terjangkau, sehingga tidak memberatkan selama menghadapi bulan Ramadan dan hari raya. Untuk itu kita tetap menjaga stabilitas harga,” tukasnya.
Dalam sidak ke Pasar Saik tersebut, bupati Sukamara didampingi istri Riviana Wahyuningrum Masduki juga Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Sukamara Arif Rahman Hakim, Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Sukamara Evi Andriani dan kepala OPD. (NORHASANAH/H)









