BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Arif M Norkim menyampaikan bahwa untuk menanggulangi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja, maka pemerintah kota (Pemko) setempat harus memperkuat UMKM.
"Menghadapi tantangan ekonomi di daerah. UMKM merupakan tulang punggung ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," ujarnya, Selasa, 11 Maret 2025.
Untuk memperkuat UMKM, Pemko Palangka Raya dapat melakukan beberapa langkah strategis seperti memberikan pelatihan kewirausahaan, manajemen bisnis, pemasaran digital, serta pendampingan bagi pelaku UMKM.
"Mempermudah akses kredit usaha rakyat (KUR), bantuan modal hibah, atau skema pembiayaan lain agar UMKM bisa berkembang. Dan bantu UMKM mendapatkan akses pasar lebih luas, baik melalui pameran, kerja sama dengan ritel modern, maupun platform e-commerce," arahnya.
Ia juga meminta Pemko Palangka Raya melalui dinas terkait untuk mempermudah perizinan dan pajak, bagi UMKM agar bisa berkembang tanpa beban administratif yang berat.
"Jika ini sejalan diterapkan dengan baik, bukan hanya lapangan kerja yang tercipta, tetapi juga ekonomi lokal bisa lebih mandiri dan berdaya saing," tutupnya. (MARINI/H)









