BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Tantawi Jauhari menyoroti adanya efisiensi anggaran, agar tidak menghambat program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"Agar efisiensi anggaran tetap berjalan tanpa mengorbankan pembangunan, ada strategi yang bisa diterapkan seperti memastikan anggaran difokuskan pada proyek-proyek yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan," ujarnya, Selasa, 11 Maret 2025.
Serta memperketat pengawasan penggunaan anggaran agar tidak ada kebocoran atau penyalahgunaan, dan menggunakan sistem digital dalam administrasi keuangan dan proyek pembangunan agar lebih efisien dan akuntabel.
"Pembangunan harus tetap bisa berjalan optimal tanpa harus mengorbankan prinsip efisiensi anggaran," ujarnya.
Ia mengakui kondisi nyata di Kota Palangka Raya sendiri, di mana masih banyak infrastruktur yang membutuhkan perbaikan dan peningkatan agar dapat menunjang aktivitas masyarakat dengan lebih baik.
Seperti ruas jalan yang masih rusak dan berlubang, terutama di kawasan pemukiman dan pinggiran kota. Beberapa jembatan yang menjadi akses vital masyarakat juga perlu renovasi agar lebih aman digunakan.
Kemudian, sistem drainase yang belum optimal sering menyebabkan genangan air dan banjir saat musim hujan.
"Infrastruktur yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan warga, ekonomi lokal, serta kemudahan akses layanan publik," ungkapnya. (MARINI/G)









