BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara akan kembali menganggarkan lanjutan proses pembangunan bangunan baru Pasar Saik agar bisa segera rampung.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Sukamara, Masduki usai memantau bangunan pasar pada Senin, 11 Maret 2025.
“Kami tadi melihat proses pembangunan pasar masih belum berlanjut, tahun ini kami akan anggarkan dan akan dilanjutkan,” kata Masduki saat diwawancara.
“Tadi sudah berunding bersama asisten, staf ahli dan juga Dinas PU untuk menindaklanjuti pembangunan pasar agar segera dilanjutkan,” tambahnya.
Masduki berharap dengan dibangunnya bangun baru di Pasar Saik, maka tempat yang akan ditempati oleh para pedagang bisa lebih layak dan teratur, sehingga bisa mempermudah masyarakat untuk berbelanja nantinya.
“Harapan kami setelah pasar jadi, pedagang yang tengah bisa pindah, kemudian pembangunan yang telah kita lanjutkan dan bangunan depan bisa dijadikan sebagai lahan parkir dan lokasi santai-santai usai berbelanja,” ucapnya.
Pembangunan Pasar Sayur dan Ikan atau Pasar Saik dilaksanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama pembangunan dilakukan pada tahun 2024 yang menelan anggaran sebesar Rp 3,89 miliar.
Sedangkan untuk tahap kedua pengerjaan revitalisasi pasar akan dilakukan pada 2025 mendatang. Revitalisasi Pasar Saik untuk tahap kedua pembangunan fasilitas penunjang seperti tempat parkir, tempat kuliner dan taman serta musola.
Konsep pembangunan Pasar Saik adalah pasar tradisional sehingga material yang digunakan lebih banyak menggunakan papan dan akan ditambah dengan fasilitas lain yang mengarah pada teknologi informasi seperti info pasar yang akan selalu update melalui video tron. (NORHASANAH/R)









