PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah menegaskan kesiapan daerah dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem yang saat ini terjadi.

Pemerintah daerah telah mengambil langkah-langkah antisipatif, guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan bencana, terutama banjir.

Dalam keterangannya, Hj. Nurhidayah mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menyusun strategi dalam menghadapi kondisi darurat.

“Untuk kesiapsiagaan, kita telah melakukan rapat internal dengan jajaran Forkopimda. Kita sinergi dan siap melakukan langkah yang diperlukan jika terjadi situasi darurat atau kebencanaan,” ujarnya, Selasa, 11 Maret 2025.

Selain koordinasi lintas sektor, pemerintah daerah juga telah menyiapkan anggaran khusus untuk keperluan darurat. Sekretaris Daerah (Sekda) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Ketua DPRD telah menyusun alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

“Pak Seda melalui TAPD bersama Ketua DPRD, dalam pembahasan kemarin menyiapkan Belanja Tidak Terduga (BTT). Ini adalah wujud kesiapan Pemda,” tambahnya.

Nurhidayah menekankan, bahwa meskipun pihaknya berharap Kotawaringin Barat terhindar dari bencana, langkah-langkah pencegahan tetap dilakukan.

"Mudah-mudahan dan harapannya, kita di Kobar terlepas dari bala bencana, khususnya banjir. Namun, tentu saja, antisipasi tetap kita lakukan,” tuturnya. (DANANG/R)