PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya gencar menggelar operasi pasar murah untuk mengendalikan inflasi pangan selama bulan Ramadan dan menjelang Idul fitri.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal. Operasi pasar murah ini merupakan program rutin yang dilakukan setiap bulan Ramadan untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok.

Operasi pasar murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu atau Rumah Tangga Miskin (RTM), mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Dengan demikian, daya beli masyarakat tetap terjaga meskipun harga di pasaran cenderung meningkat. Samsul Rizal menekankan pentingnya program ini bagi RTM agar mereka tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka.

Dalam operasi pasar murah ini, disediakan 300 paket sembako dengan harga Rp100.000 per paket. Setiap paket berisi beras premium 5 kg, gula pasir 2 kg, dan minyak goreng 2 liter.

"Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga pasar, sehingga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah," katanya, Selasa, 11 Maret 2025.

Operasi pasar murah ini berlangsung dari tanggal 6 hingga 24 Maret 2025. Program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam pengendalian inflasi pangan, terutama menjelang hari raya Idul fitri dimana permintaan akan kebutuhan pokok biasanya meningkat tajam.

Dengan adanya operasi pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pokok mereka.

"Pemerintah berharap program ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya menjelang Idul Fitri," pungkasnya. (PATHUR/R)