SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memiliki program prioritas utama yaitu pencegahan stunting. 

"Alhamdulillah, belum lama ini saya dilantik oleh TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah sebagai Ketua TP-PKK Kotim kembali. Kami program penangan stunting pada anak tetap menjadi prioritas kami," kata Ketua TP-PKK Kotim, Khairiah Halikinnor, Selasa, 11 Maret 2025.

Khairiah Halikinnor resmi dilantik sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Kotim. Pelantikan yang dilakukan oleh Ketua TP-PKK Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran di Palangka Raya beberapa waktu lalu ini menandai babak baru dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kotim.

Pelantikan Khairiah bersama 12 Ketua TP-PKK kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Tengah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran TP-PKK sebagai penggerak pemberdayaan keluarga.  

Dalam sambutannya, Khairiah menekankan pentingnya kolaborasi antara TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.

Prioritas utama Khairiah adalah pencegahan stunting.  Ia menyadari bahwa stunting berdampak langsung pada kualitas generasi penerus.  

"Jika anak-anak tumbuh sehat dan cerdas, mereka dapat menjadi penerus yang berkualitas," tegasnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, TP-PKK Kotim di bawah kepemimpinan Khairiah akan gencar melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi kader di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Pelatihan ini akan fokus pada pola asuh anak yang sehat, gizi seimbang, dan pentingnya akses terhadap layanan kesehatan yang memadai.

"Kami optimistis, dengan kerja sama yang solid antara TP-PKK, Posyandu, dan seluruh elemen masyarakat, program yang telah dirancang dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga di Kotim. Saya berharap TP-PKK Kotim dapat semakin efektif dalam menjalankan tugasnya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," tutupnya. (DEVIANA/R)