BORNEONEWS, Palangka Raya - Pembangunan kembali Gereja Maranatha yang terbakar tahun lalu membutuhkan dana setidaknya Rp38 Miliar.
Ketua Pembangunan Gereja Maranatha, Rawing Rambang menuturkan bahwa dana ini memang sedang dikumpulkan dengan sumbangan dari jemaat. Kabar baiknya, Gubernur Kalteng yang baru, Agustiar Sabran ternyata menjanjikan akan turut membantu pendanaan dalam membangu kembali salah satu gereja terbesar di Kota Palangka Raya ini.
"Mereka di sini ada dana gotong royong jadi nanti kami dari Pemprov Kalteng tinggal menambahnya. Yang pasti saya janji akan dibangun pada tahun 2025 ini. Ini janji saya kepada jemaat saat saya kesini sebelum pemilihan Gubernur lalu," kata Agustiar dalam kunjungannya ke Gereja Maranatha baru-baru ini.
Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu telah menyebabkan kerusakan parah pada gereja tersebut, sehingga memerlukan bantuan segera untuk proses rekonstruksi. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan gereja dan memberikan tempat ibadah yang layak bagi jemaatnya.
Dalam pernyataannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal keagamaan. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung upaya-upaya pemulihan dan pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Selain itu, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum yang ada.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses pemulihan Gereja Maranatha. Ia berharap bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan ini dapat terus terjaga dan menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pembangunan kembali gereja dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
"Saat ini panitia baru mempunyai dana dari hasil sumbangan jemaat yang totalnya Rp748 juta, padahal dalam perhitungan, pembangunannya sampai tuntas memerlukan dana Rp38 Miliar," kata Rawing Rambang pada Rabu, 12 Maret 2025.
Karenanya mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng ini mengaku senang dengan kehadiran dan kunjungan pemimpin baru di Kalteng ini yang dapat melihat langsung kondisi gerjea yang terbakar tersebut.
"Kami sebagai jemaat dan ketua panitia pembangunan sangat berterima kasih dengan kunjungan Bapak Gubernur. Apalagi beliau berjanji langsung akan menanganinya. Memang kalau pembangunannya mengharapkan dana dari swadaya jemaat tentu akan berat," tutur Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalteng ini lagi. (TESTI PRISCILLA/H)









