PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPR RI/MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sigit Karyawan Yunianto, mengadakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada ibu-ibu pengajian di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai kebangsaan dan dasar-dasar bernegara. Sosialisasi ini merupakan bagian dari program resmi MPR RI yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014.

Sigit menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, terutama di era digital yang rentan terhadap disinformasi dan paham-paham radikal.

Ia khawatir arus informasi yang cepat dapat memengaruhi cara berpikir masyarakat, sehingga perlu penanaman nilai-nilai kebangsaan yang kuat untuk mencegah pengaruh negatif tersebut.  

"Sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat fondasi persatuan dan kesatuan bangsa," katanya, Rabu, 12 Maret 2025.

Beberapa tujuan utama sosialisasi ini antara lain menambah wawasan kebangsaan, memasyarakatkan Empat Pilar MPR RI, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan dan keadilan sosial, serta menanamkan semangat nasionalisme.

Sigit berharap agar Empat Pilar bukan hanya slogan, melainkan dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga keutuhan bangsa dan membangun Indonesia yang lebih maju.

Para peserta sosialisasi tampak antusias mengikuti acara dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap materi yang disampaikan.

Selain ibu-ibu pengajian, acara ini juga dihadiri oleh kader DPD dan DPC PDI Perjuangan, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan kondusif. Sigit berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perkembangan zaman. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI.

"Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan, sehingga semangat persatuan dan nasionalisme tetap terjaga di tengah dinamika kehidupan modern," pungkasnya. (PATHUR/j)