BORNEONEWS, Kobar - Menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1438 Hijriyah, Rumah Tahfidz Hj. Ratu Nurilam menggelar Festival Kobar Menghafal. Acara yang dirangkaikan dengan HUT ke-57 Kabupaten Kotawaringin Barat, dan HUT ke-71 TNI itu, berlangsung di Masjid Al-Fajar, Jalan A Yani, Km 4,5, Palingkau, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Ahad (2/10/2016).

"Terima kasih atas kehadiran bapak-bapak, dan ibu-ibu, serta para peserta yang telah meringankan langkah menghadiri acara ini," kata Koordinator Rumah Tahfidz Kobar, Ustaz Gusti Kadran, yang sekaligus mendedikasikan acara itu untuk mengenang 10 tahun wafatnya Ibunda Hj. Ratu Nurilam Binti Pangeran Ratu Sukma Alamsyah, Sultan Kutaringin XIII.

Gusti Kadran menguraikan betapa pentingnya anak-anak dididik menjadi tahfidz, atau penghafal Alquran, sebagai bagian dari pembinaan generasi muda, sekaligus untuk menciptakan kader muslim. Jika manusia biasa hanya dikawal dua malaikat, yang mencatat amal kebajikan, dan doa. Para hafidz, dikawal ribuan malaikat, yang senantiasa menjaga keselamatannya.

Bupati Kobar, Bambang Purwanto dalam sambutan tertulis yang dibacakan staf ahlinya, memberikan apresiasi khusus kepada panitia, dan generasi muda yang terlibat dalam Festival Kobar Menghafal itu. Bupati salut karena warganya mengisi tahun baru Islam 1438 Hijriyah itu, dengan kegiatan positif.

Bupati Bambang Purwanto mengimbau anak-anak muda menjauhi tindakan negatif, penyalagunaan narkoba, dan obat-obatan terlarang. Ia minta generasi muda jangan terjebak pada pergaulan bebas yang semakin mengkhawatirkan. "Isilah hidup ini dengan kegiatan positif."

Festival Kobar Menghafal, diisi penampilan santri Rumah Tahfidz Hj. Ratu Nurilam Pangkalan Bun, yang melafalkan hafalan ayat-ayat suci Alquran. Juga ada tebak ayat, dan sambung ayat, dengan melanjutkan hafalan yang dibacakan hadirin.

Di luar ada sejumlah lomba, antara lain, lomba mewarnai gambar yang diikuti murid TK Islam, Raudhatul Athfal. (NAZIR AMIN/N).