BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah (BI), di bawah kepemimpinan Kepala Perwakilan Yuliansah Andrias, telah meluncurkan inisiatif untuk meningkatkan keuangan sosial produktif melalui aplikasi digital syariah.
"Langkah ini sejalan dengan upaya BI dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah melalui inovasi digital," ujar, Yuliansah, Kamis, 13 Maret 2025.
Aplikasi ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memperkuat peran keuangan syariah. Sehingga, dapat lebih produktif dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat maupun pelaku usaha.
"Transformasi digital dalam layanan perbankan syariah juga diharapkan dapat membuka peluang pembiayaan dan memperluas usaha syariah di berbagai sektor," bebernya.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkannya masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan keuangan syariah, sehingga mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kalteng.
"Adanya teknologi digital memiliki peran keuangan sosial syariah, seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf, sehingga dapat lebih produktif dan memberikan dampak positif bagi perekonomian," tutupnya. (MARINI/H)









