BORNEONEWS, Palangka Raya Puluhan massa dari Aliansi Dayak Bersatu menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kamis, 13 Maret 2025.
Aksi ini sebagai bentuk penolakan terhadap keberadaan Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB Jaya) di wilayah Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya.
Massa menyampaikan aspirasi mereka melalui orasi dan spanduk yang bertuliskan penolakan terhadap GRIB Jaya.
Empat poin utama menjadi tuntutan Aliansi Dayak Bersatu. Pertama, kekhawatiran akan gesekan antar ormas di Kalteng mengingat jumlah ormas yang sudah cukup banyak. Kedua, minimnya dampak positif GRIB Jaya bagi masyarakat Kalteng.
Ketiga, pemborosan anggaran Pemprov Kalteng akibat dana pembinaan ormas. Keempat, potensi GRIB Jaya sebagai penghalang investasi di Kalteng, mengingat catatan konflik ormas tersebut di beberapa wilayah lain di Indonesia.
Juru bicara Aliansi Dayak Bersatu, Eman Supriyadi menegaskan aksi tersebut bertujuan menjaga kondusivitas Kota Palangka Raya.
Ia menekankan bahwa aksi dilakukan secara damai dan sesuai aturan, namun tetap tegas dalam menolak keberadaan GRIB Jaya di Kalteng.
"Kekhawatiran akan konflik serupa yang terjadi di daerah lain menjadi alasan utama penolakan," ungkapnya.
Eman Supriyadi menyatakan bahwa jika GRIB Jaya tetap beroperasi di Kalteng, Aliansi Dayak Bersatu akan kembali menggelar aksi demonstrasi susulan.
Mereka berharap tuntutan mereka didengar dan direspon oleh pemerintah daerah. Aksi damai ini dilakukan sebagai upaya terakhir sebelum melakukan tindakan lebih lanjut.
Eman menambahkan, penolakan terhadap GRIB Jaya di beberapa daerah lain juga disebabkan oleh citra ormas tersebut yang dianggap arogan. Aliansi Dayak Bersatu lebih memilih memberdayakan ormas lokal yang sudah ada di Kalteng.
Dengan demikian demonstrasi ini menjadi sorotan penting terkait pengelolaan ormas dan potensi konflik sosial di Kalimantan Tengah.
"Pemerintah daerah diharapkan merespon tuntutan Aliansi Dayak Bersatu untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/R)









