BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggandeng Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) dalam pengawasan program cetak sawah.
"Bersama Fakultas Teknik UNS, dilaksanakan kerja sama pengawasan konstruksi cetak sawah di Kalimantan Tengah," kata Kepala DTPHP Kalteng Sunarti di Palangka Raya, Kamis, 13 Maret 2025.
Kedua belah pihak telah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Swakelola Tipe II dalam rangka pengawasan pelaksanaan pekerjaan konstruksi cetak sawah tahun 2025 di Kalimantan Tengah.
PKS ini merupakan salah satu tahap dalam pengawasan konstruksi cetak sawah demi tercapainya target Program Strategis Nasional menuju Swasembada Pangan.
Program Cetak Sawah Kementerian Pertanian yang ditargetkan mencapai pengembangan lahan sawah tiga juta hektare sampai tahun 2029, bertujuan memastikan tersedianya pasokan pangan nasional berkelanjutan.
Selain itu, program ini terlaksana untuk mendukung sektor pertanian sebagai pilar ekonomi yang kokoh bagi Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
"Adapun penandatanganan PKS ini merupakan keberlanjutan kerja sama sebelumnya. Tahun 2024, Fakultas Pertanian UNS sudah menjalin kerja sama PKS Swakelola Tipe II dalam persiapan program cetak sawah, yakni Penyusunan Survei Investigasi dan Desain (SID) di Kapuas," ujarnya.
Dia menyampaikan kerja sama ini sangat mendukung target cetak sawah seluas 100.000 hektare di Kalimantan Tengah. Saat ini, lahan seluas 20.000 hektare sudah dalam tahap kontrak e-purchasing dan pengerjaan, serta diawasi oleh Politeknik Tanah Laut (Politala) dan Universitas Palangka Raya (UPR).
Sunarti mengatakan PKS Swakelola Tipe II dengan UNS untuk mendukung pengawasan secara menyeluruh sebelum dan sesudah konstruksi.









