SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Menjelang mudik Lebaran 2025, Bandara H Asan Sampit menyediakan 4 penerbangan tambahan (extra flight) pada rute Sampit-Surabaya selama bulan suci Ramadan.

Tedy Rachmajadi R, Kasi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat (TOKPD) Bandara H Asan Sampit mengatakan, extra flight dijadwalkan pada 4, 11, 18, dan 29 Maret 2025.

Dua penerbangan tambahan pertama telah terlaksana, sementara dua penerbangan lainnya siap beroperasi pada 18 dan 29 Maret 2025.

“Penerbangan reguler Sampit-Jakarta tersedia setiap hari, Sampit-Semarang tiga kali seminggu, dan Sampit-Surabaya empat kali seminggu. Untuk mengatasi lonjakan, kami menambah extra flight rute Sampit-Surabaya,” ujar Tedy, Jumat, 14 Maret 2025.

Lanjutnya, untuk periode 15 Maret hingga April 2025 penerbangan reguler dari Bandara H Asan Sampit terjadwal Sampit-Jakarta PP setiap hari, Sampit-Semarang PP setiap Selasa, Kamis, Sabtu, dan Sampit-Surabaya PP setiap Senin, Rabu, Jumat, Minggu.

Tedy menyebutkan jumlah penumpang mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa. Rata-rata penumpang yang biasanya hanya 80 orang per penerbangan, kini mencapai 130 penumpang sejak awal Ramadan.

"Tahun ini, sejak awal Ramadan, penerbangan ke Surabaya selalu penuh. Bahkan tiket tujuan Semarang dan Surabaya untuk H-7 Lebaran sudah habis terjual," katanya.

Peningkatan ini jauh lebih tinggi dibandingkan Ramadan tahun lalu. Di mana saat itu penerbangan hanya dilayani oleh Nam Air untuk rute Sampit-Jakarta dan Wings Air untuk rute Sampit-Surabaya.

Penerbangan Sampit-Surabaya yang selalu menarik banyak peminat tahun lalu hanya dilayani pesawat dengan kapasitas 70 penumpang. Saat itu, frekuensi penerbangan juga tidak setiap hari dan harga tiket Sampit-Surabaya mencapai Rp2,4 juta. Sehingga banyak penumpang memutuskan melakukan penerbangan melalui Palangkaraya atau Pangkalan Bun. 

"Kalau sekarang harga sudah bersaing dan juga mendapat diskon dari Kementerian Perhubungan sebesar 13-14 persen. Sehingga hal itu juga memicu lonjakan penumpang," tambahnya. 

Jika permintaan tiket terus meningkat, Bandara H Asan Sampit membuka peluang menambah extra flight. Penambahan ini bergantung pada pengajuan dari station manager maskapai Nam Air.

Lebih lanjut untuk mendukung arus mudik, Bandara H Asan Sampit akan mendirikan posko Lebaran mulai 24 Maret 2025. Posko ini akan beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dan melibatkan Kepolisian, TNI, serta pemerintah daerah.

"Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang selama periode mudik," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)