SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan diskon tiket pesawat sebesar 13-14 persen untuk tiga rute penerbangan di Bandara H Asan Sampit.

Diskon ini berlaku untuk periode terbang 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan pembelian tiket mulai 1 Maret 2025. 

"Kalau sekarang harga sudah bersaing dan juga mendapat diskon dari Kementerian Perhubungan sebesar 13-14 persen. Sehingga hal itu juga memicu lonjakan penumpang," ujar Kasi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat (TOKPD) Bandara H Asan Sampit Tedy Rachmajadi R, Jumat, 14 Maret 2025.

Adapun harga tiket pada periode tersebut rute Sampit-Jakarta menjadi Rp1.278.410 dari harga normal Rp1.465.900, Sampit-Surabaya menjadi Rp1.040.380 dari harga normal Rp1.198.000, dan Sampit-Semarang menjadi Rp1.088.630 dari harga normal Rp1.249.000.

Mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang mudik Lebaran 2025, Bandara H Asan Sampit menambah 4 penerbangan tambahan (extra flight) pada rute Sampit-Surabaya selama Ramadan. Jadwal extra flight tersebut pada 4, 11, 18, dan 29 Maret 2025.

Sementara itu, jadwal penerbangan reguler Bandara H Asan Sampit periode 15 Maret hingga April 2025 rute Sampit-Jakarta PP setiap hari, Sampit-Semarang PP pada Selasa, Kamis, Sabtu, dan Sampit-Surabaya PP pada Senin, Rabu, Jumat, Minggu.

Sejak awal Ramadan, jumlah penumpang meningkat signifikan. Dari biasanya 80 penumpang per penerbangan, kini mencapai 130 penumpang.

"Tahun ini, sejak awal Ramadan, penerbangan ke Surabaya selalu penuh. Bahkan tiket tujuan Semarang dan Surabaya untuk H-7 Lebaran sudah habis terjual," ujar Tedy.

Kenaikan ini jauh lebih tinggi dibandingkan Ramadan tahun lalu. Saat itu, penerbangan hanya dilayani oleh Nam Air untuk rute Sampit-Jakarta dan Wings Air untuk rute Sampit-Surabaya dengan kapasitas hanya 70 penumpang. Harga tiket pun sempat menyentuh Rp2,4 juta untuk rute Sampit-Surabaya, sehingga banyak penumpang memilih terbang melalui Palangkaraya atau Pangkalan Bun.

Jika permintaan tiket terus meningkat, Bandara H Asan Sampit membuka peluang menambah extra flight. Namun, penambahan ini masih menunggu pengajuan dari station manager Nam Air. (DEWI PATMALASARI/j)