PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Sandi) Kota Palangka Raya, Saipullah membagikan sejumlah tips untuk menghindari kejahatan tipuan dunia maya atau cyber fraud yang menyasar layanan internet banking dan mobile banking.

Saipullah menekankan pentingnya verifikasi sebelum merespon setiap kontak yang mengaku berasal dari pihak perbankan. Jangan langsung percaya dan segera merespon pesan atau panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Lakukan pengecekan terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Jika ada nomor kontak yang mengaku dari pihak bank, pastikan kebenarannya sebelum merespon," ujar Saipullah Jumat, 14 Maret 2025.

 Ia menyarankan masyarakat untuk menghubungi call center resmi bank yang bersangkutan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Untuk pesan WhatsApp, Saipullah menyarankan untuk memeriksa apakah akun WhatsApp yang menghubungi terverifikasi atau memiliki centang biru.

Akun terverifikasi umumnya menandakan akun resmi dari sebuah institusi atau perusahaan. Waspadalah terhadap akun yang tidak terverifikasi.

Saipullah juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap link atau tautan yang dikirimkan oleh pihak yang mengaku dari perbankan.

Sebelum mengklik link tersebut, periksa terlebih dahulu alamat link dan pastikan tidak mencurigakan. Link yang mencurigakan biasanya memiliki alamat URL yang tidak standar atau typo.

Terakhir, Saipullah menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data perbankan. Jangan pernah membagikan informasi penting seperti nomor rekening, PIN, OTP, dan password kepada siapa pun, termasuk yang mengaku sebagai petugas bank.

"Selalu waspada dan jangan mudah tertipu oleh modus kejahatan siber," pungkasnya. (PATHUR/R)